OnlineStoreKu
Semua artikel

17 September 2026 · Tim OnlineStoreKu

Cara Menghubungkan Domain Sendiri ke OnlineStoreKu

Ikuti cara menghubungkan domain sendiri ke OnlineStoreKu, mengatur DNS, verifikasi koneksi, mengaktifkan SSL, dan menjadikan domain sebagai alamat utama toko.

Cara Menghubungkan Domain Sendiri ke OnlineStoreKu

Alamat seperti namabrand.com membuat link toko lebih singkat, mudah disebut saat promosi, dan konsisten dengan nama yang terlihat di kemasan maupun media sosial. Kamu tidak perlu membuat ulang toko untuk memakainya. Cara menghubungkan domain sendiri ke OnlineStoreKu cukup dilakukan dari menu Domain, lalu kamu menyalin beberapa DNS record ke penyedia domain.

Panduan ini menjelaskan prosesnya dari awal sampai domain berstatus Terhubung, termasuk cara membaca A, CNAME, dan TXT record tanpa harus memahami administrasi server. Custom domain dan SSL otomatis tersedia di semua paket OnlineStoreKu, termasuk Free. Kamu tetap perlu membeli atau memiliki domain dari penyedia domain pilihanmu.

Kalau toko belum dibuat, selesaikan dulu cara membuat toko online di OnlineStoreKu. Subdomain gratis tetap dapat dipakai selama kamu menyiapkan domain brand.

Sebelum Menghubungkan Domain, Siapkan 3 Hal Ini

Pastikan kamu mempunyai:

  1. Domain aktif, misalnya tokokamu.com. Domain dapat dibeli dari registrar atau penyedia hosting pilihanmu.
  2. Akses ke pengaturan DNS domain tersebut. Menu ini biasanya bernama DNS Management, DNS Zone, Kelola DNS, atau Advanced DNS.
  3. Akses Owner atau staf yang berwenang ke dashboard OnlineStoreKu untuk menambah dan memverifikasi domain.

Kamu tidak perlu membeli hosting baru untuk toko OnlineStoreKu. Jangan pula mengganti nameserver hanya karena ingin menghubungkan domain, kecuali dashboard atau penyedia domain secara khusus memintanya. Dalam alur normal, yang diubah hanya DNS record yang ditampilkan OnlineStoreKu.

Sebelum lanjut, buka toko melalui subdomain gratis dan lakukan satu checkout percobaan. Dengan begitu, bila ada masalah setelah perubahan DNS, kamu bisa membedakan masalah toko dari masalah koneksi domain.

Kenali Domain Utama dan Subdomain

Pilihan alamat menentukan record yang akan diminta:

  • Domain utama atau apex: tokokamu.com
  • Subdomain www: www.tokokamu.com
  • Subdomain khusus: shop.tokokamu.com

Untuk toko yang ingin memakai nama brand secara langsung, domain utama biasanya paling mudah dipromosikan. Kalau domain utamamu sudah dipakai untuk website perusahaan, hubungkan subdomain seperti shop.tokokamu.com agar website lama tetap berjalan.

OnlineStoreKu akan menampilkan record yang sesuai untuk alamat yang kamu masukkan. Secara umum, domain apex memakai A record, sedangkan subdomain memakai CNAME. Namun, selalu salin Name dan Value yang tampil di dashboard karena nilai yang dibutuhkan dapat berbeda menurut konfigurasi domain. Dokumentasi Vercel tentang custom domain juga menyarankan pengguna mengikuti record spesifik yang ditampilkan untuk domainnya, bukan menebak nilainya.

Cara Menghubungkan Domain Sendiri di OnlineStoreKu

1. Buka Pengaturan Domain

Masuk ke dashboard OnlineStoreKu, lalu pilih Pengaturan → Domain. Di halaman ini, subdomain gratis tokomu tetap terlihat dan dapat dipakai sebagai alamat cadangan.

Menu Pengaturan Domain dan tombol Tambah Domain di dashboard OnlineStoreKu

Klik Tambah Domain. Masukkan alamat tanpa path halaman, misalnya tokokamu.com atau shop.tokokamu.com, bukan tokokamu.com/produk.

Form Tambah Custom Domain untuk memasukkan alamat domain toko

Periksa ejaannya sebelum menyimpan. Kesalahan satu huruf membuat record DNS yang benar sekalipun tidak akan mengarah ke toko yang kamu inginkan.

2. Salin DNS Record dari Dashboard

Setelah domain ditambahkan, status awalnya akan menjadi Menunggu DNS. OnlineStoreKu menampilkan tabel berisi Tipe, Name, Value, dan keterangan record.

Record yang mungkin muncul adalah:

  • A record untuk mengarahkan domain utama ke alamat server;
  • CNAME record untuk mengarahkan www atau subdomain lain ke hostname tujuan;
  • TXT record untuk membuktikan kepemilikan bila domain sebelumnya sudah terdaftar pada akun atau layanan lain.

Jika TXT muncul, kerjakan dua bagian yang ditampilkan: tambahkan TXT untuk verifikasi kepemilikan dan A/CNAME untuk mengarahkan traffic. TXT saja tidak membuat pembeli sampai ke tokomu.

Gunakan tombol salin di samping setiap nilai agar tidak salah mengetik. Jangan menyalin nilai dari tutorial lama atau toko lain.

Tabel konfigurasi DNS OnlineStoreKu berisi tipe, name, value, dan tombol Cek Ulang DNS

3. Tambahkan Record di Penyedia Domain

Buka tab baru dan login ke tempat DNS domainmu dikelola. Ini tidak selalu sama dengan tempat kamu membeli domain. Cara paling aman untuk menemukannya adalah memeriksa nameserver aktif atau membuka menu DNS dari panel penyedia domain.

Tambahkan setiap record persis seperti tabel OnlineStoreKu:

Kolom penyedia domain Isi dari OnlineStoreKu
Type / Tipe A, CNAME, atau TXT
Name / Host nilai pada kolom Name
Value / Content / Target nilai pada kolom Value
TTL Auto atau nilai bawaan penyedia

Pada banyak penyedia, simbol @ berarti domain utama. Untuk subdomain, kolom Name biasanya cukup diisi www atau shop, bukan nama domain lengkap. Antarmuka setiap penyedia berbeda, jadi baca petunjuk di kolom tersebut sebelum menyimpan. Sebagai contoh, panduan resmi Namecheap untuk CNAME meminta pengguna mengisi host subdomain tanpa mengulang nama domain.

Kalau memakai Cloudflare, buka DNS → Records → Add record, lalu isi Type, Name, dan Content dari OnlineStoreKu. Dokumentasi DNS Cloudflare menjelaskan bahwa TTL mengatur berapa lama record disimpan oleh resolver dan dapat memengaruhi waktu perubahan terlihat oleh pengguna.

4. Hapus Record Lama yang Bentrok

Satu hostname tidak boleh diarahkan ke dua tujuan yang saling bertentangan. Sebelum menyimpan, periksa apakah sudah ada A, AAAA, CNAME, ALIAS, atau URL Redirect dengan Name yang sama.

Contohnya, jika kamu hendak membuat CNAME www, tetapi sudah ada A www menuju hosting lama, hapus record lama tersebut setelah memastikan tidak lagi dibutuhkan. Jangan menghapus MX record untuk email atau TXT record lain yang tidak diminta. Mengubah record website seharusnya tidak memutus email bisnis bila record email dibiarkan tetap ada.

Jika ragu, ambil tangkapan layar DNS saat ini sebelum mengubahnya. Catatan sederhana ini memudahkan pemulihan bila kamu menghapus record yang salah.

5. Kembali ke OnlineStoreKu dan Klik Verifikasi

Setelah semua record disimpan, kembali ke Pengaturan → Domain, lalu klik Verifikasi atau Cek Ulang DNS, sesuai tombol yang tampil. Bila DNS sudah terbaca, status berubah menjadi Terhubung.

Perubahan DNS tidak selalu langsung terlihat. Resolver di berbagai jaringan menyimpan record lama sesuai TTL. Panduan troubleshooting domain Vercel menjelaskan bahwa perubahan A, CNAME, atau TXT membutuhkan waktu untuk tersebar; perubahan nameserver dapat memakan waktu lebih lama. Karena itu, status Menunggu DNS beberapa saat setelah penyimpanan belum tentu menandakan kesalahan.

Jangan menekan tombol verifikasi berulang kali setiap beberapa detik. Tunggu beberapa menit, lalu periksa kembali. Jika setelah beberapa jam status belum berubah, cocokkan ulang Type, Name, dan Value dengan tabel OnlineStoreKu.

6. Jadikan Domain sebagai Alamat Utama

Setelah status Terhubung, klik Jadikan Utama pada domain yang ingin dipromosikan. Toko akan menggunakan domain tersebut sebagai alamat utama, sedangkan subdomain gratis tetap tersedia dan sementara dialihkan ke domain utama.

Jangan menghapus DNS record setelah berhasil. Record itu bukan kode verifikasi sekali pakai; record tersebut tetap dibutuhkan agar domain terus mengarah ke toko. Kamu dapat membuka Lihat DNS di dashboard kapan saja untuk memeriksa konfigurasi yang sedang dipakai.

7. Periksa SSL dan Halaman Penting

SSL otomatis diproses setelah domain berhasil terhubung. Buka alamat menggunakan https:// dan pastikan browser menampilkan ikon koneksi aman tanpa peringatan sertifikat.

Lakukan pemeriksaan terakhir dari jaringan atau mode incognito:

  • domain utama membuka beranda yang benar;
  • halaman produk dan gambar dapat dimuat;
  • keranjang dan checkout terbuka;
  • tombol chat dan metode pengiriman tetap bekerja;
  • domain memakai https:// tanpa peringatan keamanan;
  • link lama atau subdomain gratis mengarah ke alamat utama yang dipilih.

Setelah lolos, perbarui link di bio Instagram, TikTok, WhatsApp Business, Google Business Profile, QR code, iklan, dan materi cetak. Satu alamat yang konsisten lebih mudah dikenali daripada memakai versi www, non-www, dan subdomain secara bergantian.

Kenapa Domain Masih “Menunggu DNS”?

Gunakan urutan pemeriksaan ini sebelum menghubungi support.

Name atau Value Tidak Persis

Bandingkan ulang setiap karakter. Kesalahan umum adalah memasukkan tokokamu.com pada kolom Host ketika penyedia hanya meminta @, menambahkan https:// ke Value, atau menyalin spasi di awal dan akhir.

Ada Record Lama dengan Host yang Sama

CNAME tidak boleh berdampingan dengan A atau redirect lain pada hostname yang sama. Hapus hanya record website yang benar-benar bentrok, lalu simpan kembali.

DNS Dikelola di Tempat Lain

Kamu mungkin mengedit panel registrar sementara nameserver mengarah ke Cloudflare atau hosting lain. Perubahan harus dilakukan pada penyedia DNS yang nameserver-nya sedang aktif.

Domain Perlu TXT Verifikasi

Jika dashboard menampilkan TXT, domain perlu bukti kepemilikan tambahan. Tambahkan TXT tersebut tanpa mengabaikan A/CNAME. TXT sering muncul ketika domain masih terkait dengan konfigurasi layanan lain.

Perubahan Belum Selesai Menyebar

Tunggu sesuai TTL, lalu klik Verifikasi lagi. Kamu juga dapat memeriksa record publik dengan Google Admin Toolbox Dig atau alat DNS lookup lain. Hasil publik harus sama dengan Value yang tampil di OnlineStoreKu.

SSL Belum Aktif

Pastikan status domain sudah Terhubung dan A/CNAME masih terpasang. Sertifikat baru dapat diterbitkan setelah kepemilikan serta rute domain dapat diverifikasi. Jika DNS benar tetapi HTTPS masih memperingatkan setelah menunggu, kirim nama domain dan tangkapan layar status DNS ke support OnlineStoreKu—jangan mengirim password akun registrar.

Apakah Ganti ke Domain Sendiri Memengaruhi SEO?

Domain sendiri membantu konsistensi brand, tetapi bukan tombol otomatis untuk menaikkan peringkat. Mesin pencari tetap menilai kualitas halaman produk, struktur toko, informasi yang berguna, dan pengalaman pengguna.

Kalau sebelumnya kamu aktif mempromosikan subdomain OnlineStoreKu, jadikan custom domain sebagai alamat utama lalu gunakan alamat baru secara konsisten. Tambahkan properti baru ke Google Search Console, kirim sitemap, dan perbarui link penting. Panduan migrasi situs Google menyarankan pemilik situs memverifikasi alamat lama dan baru, menguji pengalihan, serta memperbarui link ketika alamat situs berubah.

Setelah domain terhubung, lanjutkan dengan cara setting SEO toko di OnlineStoreKu. Custom domain membuat alamat lebih mudah diingat; halaman produk yang lengkap membuat alamat tersebut layak dikunjungi.

Checklist Setelah Domain Terhubung

  • Status domain sudah Terhubung.
  • Domain sudah dipilih sebagai Utama.
  • Alamat https:// terbuka tanpa peringatan SSL.
  • DNS record yang dipakai tetap terpasang.
  • Beranda, produk, keranjang, dan checkout sudah diuji.
  • Link bio, WhatsApp, iklan, QR code, dan profil bisnis sudah diperbarui.
  • Domain baru sudah ditambahkan ke Search Console.
  • Tim toko tahu alamat utama yang harus dibagikan.

Hubungkan Domain Brand-mu Tanpa Membuat Ulang Toko

Kamu bisa mulai dengan subdomain gratis, menyusun katalog, dan menguji checkout terlebih dahulu. Saat domain brand siap, hubungkan dari dashboard tanpa memindahkan produk satu per satu. Custom domain dan SSL otomatis tersedia di semua paket—lihat fitur OnlineStoreKu dan rincian paket sebelum mulai.

Buat toko online gratis dan unggah produk pertamamu, lalu gunakan satu alamat brand yang rapi untuk katalog, promosi, serta checkout-mu.

FAQ Cara Menghubungkan Domain Sendiri

Apakah harus membeli domain dari OnlineStoreKu?

Tidak. Kamu dapat memakai domain aktif dari registrar atau penyedia domain pilihanmu, lalu mengatur DNS sesuai record yang muncul di dashboard OnlineStoreKu.

Apakah custom domain tersedia di paket Free?

Ya. Custom domain dan SSL otomatis tersedia di semua paket OnlineStoreKu, termasuk Free. Biaya pembelian atau perpanjangan domain tetap dibayar kepada penyedia domainmu.

Apakah saya perlu membeli hosting lagi?

Tidak untuk menjalankan toko OnlineStoreKu. Kamu hanya membutuhkan domain dan akses ke pengaturan DNS. Produk, halaman toko, checkout, dan infrastruktur toko tetap dikelola di OnlineStoreKu.

Berapa lama proses menghubungkan domain?

Memasukkan record biasanya hanya beberapa menit, tetapi perubahan DNS perlu waktu untuk tersebar. Lama propagasi bergantung pada penyedia dan TTL record. Bila status belum berubah setelah beberapa jam, cocokkan ulang record lalu klik Verifikasi.

Apa beda A, CNAME, dan TXT record?

A record mengarahkan nama domain ke alamat IPv4. CNAME mengarahkan satu hostname ke hostname lain. TXT menyimpan teks yang antara lain dapat dipakai untuk membuktikan kepemilikan domain. OnlineStoreKu menampilkan tipe dan nilai yang perlu kamu pasang.

Apakah email bisnis akan tetap berjalan?

Seharusnya tetap berjalan selama MX dan record email terkait tidak dihapus atau diubah. Hapus hanya A, CNAME, ALIAS, atau redirect lama yang benar-benar bentrok dengan hostname toko. Jika ragu, simpan tangkapan layar konfigurasi awal dan tanyakan kepada penyedia email.