Pengiriman sering menjadi bagian paling merepotkan saat mulai menerima order: ongkir harus dihitung dari lokasi yang benar, kurir harus sesuai dengan area layanan, dan pembeli ingin tahu posisi paket setelah pesanan dikirim. Kalau salah satu bagian ini belum diatur, checkout bisa berhenti atau pertanyaan “resi saya sudah sampai mana?” terus masuk lewat chat.
Di OnlineStoreKu, kamu bisa menyiapkan asal pengiriman, memilih kurir Indonesia, menampilkan ongkir di checkout, lalu mengelola resi dan status pengiriman dari alur pesanan. Panduan ini ditujukan untuk seller Indonesia yang sudah punya produk dan ingin toko siap menerima order tanpa menghitung ongkir satu per satu.
Jawaban singkatnya: empat hal yang perlu disiapkan
Sebelum masuk ke dashboard, siapkan:
- alamat tempat paket diambil;
- lokasi asal pengiriman yang dipilih sampai tingkat kelurahan;
- kurir yang benar-benar bisa melayani lokasi operasionalmu;
- berat dan, bila relevan, dimensi setiap produk.
Asal pengiriman menentukan dasar perhitungan ongkir. Berat produk membantu sistem dan kurir memberikan estimasi yang lebih masuk akal. Pilih hanya layanan yang memang bisa kamu serahkan atau jadwalkan pickup-nya; terlalu banyak pilihan yang tidak bisa dipenuhi justru membuat pengalaman pembeli buruk.
Kalau tokomu belum dibuat, ikuti dulu panduan membuat toko online di OnlineStoreKu dari nol. Setelah onboarding selesai, kembali ke pengaturan pengiriman di dashboard.
1. Isi alamat pickup dan asal pengiriman
Masuk ke pengaturan toko, lalu lengkapi alamat pickup—alamat tempat kurir mengambil paket. Setelah itu, pilih lokasi asal pengiriman yang sesuai dengan alamat tersebut sampai tingkat kelurahan.
Jangan memakai alamat rumah, gudang, atau cabang yang berbeda hanya karena namanya lebih mudah ditemukan. Ongkir bisa berubah jika asal pengiriman keliru. Bila kamu punya lebih dari satu lokasi operasional, gunakan pengaturan gudang yang sesuai dengan produk dan area pengirimannya.
Periksa kembali nama penerima paket, nomor telepon, kode pos, dan detail alamat. Data ini dipakai saat pickup dan membantu mengurangi risiko kurir datang ke lokasi yang salah.
![]()
Di layar Pengiriman, kamu juga bisa menetapkan jam kirim default. Jam ini otomatis dipakai saat memproses pesanan; kosongkan jika ingin menggunakan perkiraan waktu sekitar dua jam dari sekarang. Jika memakai beberapa gudang, ongkir, jadwal pickup, dan alamat pada label mengikuti gudang asal barang di pesanan.
2. Pilih kurir sesuai jenis pesanan
OnlineStoreKu mendukung 14 kurir Indonesia: JNE, SiCepat, ID Express, SAP Express, Ninja Xpress, J&T Express, TIKI, Wahana, POS Indonesia, Sentral Cargo, Lion Parcel, REX, GoSend, dan GrabExpress. Kamu juga bisa menambahkan kurir kustom untuk tarif tetap dan area tertentu.
Tidak semua kurir harus diaktifkan. Pilih berdasarkan pola pengirimanmu:
- Reguler untuk pesanan antarkota yang tidak mendesak.
- Cargo untuk barang besar atau berat yang lebih cocok dikirim lewat layanan kargo.
- Instan seperti GoSend atau GrabExpress untuk area yang terjangkau layanan kurir tersebut.
Untuk kurir instan, pembeli mungkin perlu menambahkan titik lokasi pada alamat. Ketersediaan layanan tetap bergantung pada area asal, tujuan, jarak, dan kondisi layanan kurir saat checkout. Karena itu, jangan menjanjikan semua opsi tersedia untuk semua alamat.
Pada tab Otomatis, aktifkan kurir dan layanan yang memang kamu gunakan. Satu kurir dapat memiliki beberapa layanan, misalnya reguler, city-to-city, ekonomi, atau kargo. Kurir yang diaktifkan belum tentu muncul untuk semua pembeli karena sistem tetap memeriksa rute asal dan tujuan saat checkout.
![]()
Kapan memakai kurir kustom?
Jika kamu punya kurir toko, armada sendiri, atau tarif tetap untuk wilayah tertentu, buka tab Manual, lalu pilih + Tambah Kurir. Isi nama kurir, deskripsi yang akan terlihat pembeli, provinsi dan kota yang dilayani, serta tarif ongkir tetap.
![]()
Kosongkan provinsi atau kota bila kurir melayani cakupan yang lebih luas sesuai keterangan pada formulir. Pastikan cakupan dan tarif yang kamu tulis benar-benar bisa dipenuhi karena kurir kustom tidak menghitung tarif jaringan kurir otomatis.
![]()
3. Pastikan data produk mendukung hitungan ongkir
Buka produk yang akan dijual dan cek tiga data ini:
- Berat produk harus mendekati berat paket setelah dikemas, bukan hanya berat barang tanpa kardus atau pelindung.
- Dimensi paket sebaiknya diisi untuk barang besar karena ukuran dapat memengaruhi perhitungan layanan tertentu.
- Stok dan varian harus sesuai dengan barang yang benar-benar siap dikirim.
Kesalahan berat biasanya baru terasa ketika tarif checkout berbeda jauh dari perkiraan. Untuk produk yang punya beberapa ukuran, gunakan data yang paling sesuai dengan paket tiap varian bila pengaturan produkmu mendukungnya.
4. Cek ongkir otomatis di checkout
Setelah asal pengiriman, kurir, dan data produk siap, lakukan checkout percobaan dari sisi pembeli. Masukkan alamat tujuan yang berbeda dari lokasi tokomu, lalu periksa apakah pilihan kurir, nama layanan, estimasi, dan ongkir tampil dengan wajar.
Checkout percobaan membantu menemukan masalah sebelum pembeli pertama menemukannya. Jika ongkir tidak muncul, cek hal berikut:
- asal pengiriman belum memiliki lokasi terstruktur;
- belum ada kurir yang diaktifkan;
- berat produk kosong atau tidak valid;
- alamat tujuan belum lengkap;
- layanan kurir tersebut tidak tersedia untuk rute yang dipilih.
Ongkir yang tampil di checkout adalah ongkos pengiriman untuk pesanan. Jika kamu membuat promo gratis ongkir, atur batas dan kurirnya dengan hati-hati supaya subsidi tidak menghabiskan margin. Baca cara mengatur promo gratis ongkir tanpa margin jebol untuk contoh minimum belanja, batas subsidi, dan periode promo.
5. Proses pesanan dan siapkan resi
Saat order masuk, cocokkan produk, jumlah, alamat, dan metode pengiriman sebelum mengemas. Gunakan kemasan yang sesuai dengan karakter barang, tempel label dengan informasi penerima yang benar, lalu serahkan paket melalui pickup atau drop-off sesuai layanan yang dipilih.
Setelah pengiriman dibuat, simpan nomor resi atau nomor pesanan kurir pada detail order. Jangan menandai paket sudah dikirim sebelum paket benar-benar diserahkan; status yang terlalu cepat bisa membuat pembeli mengira paket sudah bergerak padahal masih berada di tokomu.
Untuk kurir instan, alurnya dapat memakai nomor pesanan kurir selain resi reguler. Simpan identitas pengiriman yang ditampilkan pada order agar kamu punya rujukan saat pembeli meminta bantuan.
6. Biarkan pembeli melacak pesanan
Pesanan yang sudah dikirim dapat menampilkan status dan nomor resi di halaman akun pembeli. Dengan begitu, pembeli tidak harus menanyakan setiap perubahan status lewat WhatsApp. Kamu tetap bisa membantu bila ada keterlambatan, tetapi pertanyaan rutin tentang posisi paket sudah punya tempat rujukan.
Sampaikan tiga informasi ini ketika mengabari pembeli:
- pesanan sudah diserahkan atau dijadwalkan untuk pickup;
- nama kurir dan nomor resi atau nomor pesanan;
- kapan pembeli bisa mulai melihat pembaruan tracking.
Tracking bergantung pada pembaruan dari pihak kurir. Jika status belum berubah sesaat setelah paket diserahkan, minta pembeli menunggu pembaruan pertama dan periksa kembali nomor pengiriman sebelum membuat laporan.
Cara mengurangi masalah ongkir dan tracking
Gunakan checklist berikut sebelum toko dibagikan ke pelanggan:
- alamat pickup sama dengan lokasi operasional;
- asal pengiriman dipilih sampai kelurahan;
- hanya kurir yang benar-benar tersedia yang diaktifkan;
- berat dan dimensi produk sudah diperiksa setelah dikemas;
- checkout percobaan berhasil menampilkan ongkir;
- alur pickup atau drop-off sudah dipahami;
- nomor resi dicatat setelah paket diserahkan;
- pembeli tahu tempat melihat status pesanannya.
Kalau kamu menjual barang dengan ongkir besar, hitung dampaknya terhadap margin sebelum membuat promo. Kalkulator harga jual bisa membantu membandingkan harga, biaya, dan margin sebelum kamu menetapkan batas gratis ongkir.
Apa yang didapat dari pengaturan pengiriman OnlineStoreKu?
Fitur jualan inti, termasuk payment gateway bank dan e-wallet Indonesia, kurir Indonesia, ongkir, dan tracking tersedia di semua paket. Paket Free berharga Rp0 tanpa langganan bulanan dengan fee transaksi 5%; paket Pro dan Business berlangganan Rp149.000 dan Rp249.000 per bulan dengan fee transaksi 3%. Fee platform tersebut dihitung terpisah dari biaya payment gateway sesuai metode pembayaran yang dipilih pembeli.
Pilih paket berdasarkan kebutuhan toko, bukan hanya jumlah kurir. Kalau kamu baru memvalidasi produk, mulai dari Free dan selesaikan satu order percobaan. Saat katalog atau kebutuhan tim bertambah, bandingkan harga dan batas setiap paket sebelum upgrade.
Mulai menerima order dengan ongkir yang jelas
Pengaturan pengiriman yang rapi dimulai dari data yang sederhana: asal paket, berat barang, kurir yang tersedia, dan proses pencatatan resi. Setelah empat hal itu diuji lewat checkout percobaan, pembeli bisa melihat biaya pengiriman sebelum membayar dan memeriksa status pesanan setelah paket dikirim.
Buat toko OnlineStoreKu secara gratis, unggah produk pertama, lalu konfigurasi pengiriman sebelum membagikan link toko ke pelanggan.
FAQ
Berapa kurir yang didukung OnlineStoreKu?
Ada 14 kurir aktif: JNE, SiCepat, ID Express, SAP Express, Ninja Xpress, J&T Express, TIKI, Wahana, POS Indonesia, Sentral Cargo, Lion Parcel, REX, GoSend, dan GrabExpress. Selain itu, kamu dapat menambahkan kurir kustom dengan tarif tetap untuk area tertentu. Ketersediaan layanan otomatis tetap bergantung pada asal dan tujuan pengiriman.
Kenapa ongkir tidak muncul di checkout?
Periksa apakah asal pengiriman sudah memiliki lokasi terstruktur, setidaknya satu kurir sudah dipilih, berat produk sudah diisi, dan alamat pembeli lengkap. Bisa juga rute tersebut memang tidak dilayani oleh kurir yang aktif.
Apakah semua produk harus diisi beratnya?
Ya, berat perlu diisi agar ongkir dapat dihitung berdasarkan paket yang akan dikirim. Untuk barang besar, isi juga dimensi paket agar pilihan layanan lebih sesuai.
Di mana pembeli melihat resi dan tracking?
Setelah pesanan dikirim dan nomor pengiriman tercatat, status serta nomor resi dapat dilihat pembeli dari halaman akun mereka di toko. Pembaruan berikutnya mengikuti data dari kurir.
Apakah kurir instan tersedia untuk semua alamat?
Tidak selalu. GoSend dan GrabExpress bergantung pada area layanan, jarak, serta kebutuhan titik lokasi penerima. Kurir reguler dapat menjadi pilihan jika layanan instan tidak tersedia.
Apakah biaya payment gateway sudah termasuk fee transaksi?
Belum. Fee transaksi OnlineStoreKu dan biaya payment gateway adalah komponen yang terpisah. Periksa rincian order dan metode pembayaran yang digunakan agar perhitungan margin tidak keliru.